Thursday, January 6, 2011

Pengertian Budaya Demokrasi

Pengertian Budaya Demokrasi

Sûřįŷă-Ăŧĵěĥ - Apa itu budaya demokrasi? Berbicara mengenai demokrasi maka kita akan berbicara tentang sistem pemerintahan. Demokrasi diambil dari bahasa Yunani yaitu demos artinya rakyat dan kratos artinya rakyat.

Jadi pengertian demokrasi itu adalah pemerintahan rakyat. Arti dari pemerintahan rakyat sendiri adalah pemegang kekuasan tertinggi dipegang oleh rakyat. Segala kebijakan mengenai putusan pemerintah haruslah dirundingkan dengan rakyat. Karena bagaimana pun dalam negera demokrasi, rakyatlah yang memegang kendali pemerintah.

Negera kita benar-benar menjalani azas demokrasi. Artikel ini akan membahas bagaimana sebuah budaya demokrasi berjalan dengan baik di sebuah negara.

Ada beberapa pengertian budaya demokrasi yang berjalan dalam sebuah negara. Pertama adalah budaya demokrasi formal. Demokrasi formal merupakan sebuah sistem yang dijalankan pemerintah untuk memilih wakil rakyat. Wakil rakyat ini kemudian masuk di pemerintahan dan menentukan kebijakan dengan cara membuat pemilu yang diatur sedemikian rupa dengan memperhatikan proses hukum yang berlaku dalam negara tersebut.

Kedua, adalah demokrasi wajah, yaitu sistem pemerintahan dengan demokrasi yang hipokrit. Tampak dari luar sebuah negara terebut menganut paham demokrasi, tetapi di dalam sama sekali tidak mempunyai subtansi demokrasi.

Mungkin pemilu diadakan hanya sebuah proses politik seperti sejarah politik Orde Baru yang pernah berkuasa di Indonesia. Orde ini mengakui adanya demokrasi tapi pada kenyataannya sistem pemerintahannya monarki. Pemilu diadakan hanya sekedar polesan belaka agar terlihat mengikuti struktur politik demokrasi.

Ketiga adalah sistem budaya demokrasi subtansif, yaitu demokrasi yang murni yang memberi kesempatan kepada seluruh lapisan masyarakat dari mulai orang miskin, orang kaya, lelaki dan perempuan, baik yang berpendidikan atau tidak sama sekali untuk ikut berpartisipasi dalam berpotlitik.

Mereka mendapat hak suara untuk menentukan setiap kebijakan nagara. Dengan kata lain, budaya demokrasi subtansif adalah sistem demokrasi yang sunguh-sungguh menjalankan agenda kerakyatan bukan sekedar agenda politik belaka.

Apa pun itu, menurut siapa pun penegrtian demokrasi, yang pasti budaya demokrasi itu adalah sebuah budaya yang mengutamakan kepentingan rakyat dalam membuat sebuah keputusan tentang kebijakan negara. Rakyat harus terlibat dalam pemerintahan. Itulah pesan dari demokrasi sesungguhnya.

Namun, apakah setiap negara itu sanggup menjalankan budaya demokrasi dalam sistem pemerintahan tanpa mengutamakan kepentingan pihak-pihak tertentu. Inilah yang sulit dilakukan manusia karena manusia itu mempunyai ego yang tinngi. Mereka akan lebih mementingkan kepentingan pribadinya daripada kepentingan orang lain. karena ego adalah bagian dari fitrah manusia.

Mungkin budaya demokrasi dalam arti yang lebih luas dapat dijalankan dalam kehidupan sehari-hari seperti menerima pendapat orang lain atau menerima sikap seseorang dalam batas kewajaran. Itu bisa kita lakukan karena kita akan berhadapan dengan antarpribadi yang bisa saling mengerti.

Namun ketika kita bicara tentang pemerintahan, maka ini melibatkan banyak orang dan banyak kepentingan. Jadi sangat sulit dilakukan.

No comments: